Jika kita memperhatikan status ketinggian permukaan air sungai Bengawan Solo yang dipublikasikan oleh Balai Besar Wilayah Bengawan Solo, kita akan mendapati tiga buah status siaga: hijau, kuning, dan merah. Sedangkan batas siaga untuk masing-masing wilayah berbeda-beda tergantung dari kedalaman sungai di titik ukur.
Sebagai contoh untuk titik ukur Babat. Batas siaga hijau di Babat berada pada ketinggian muka air (tma) 6,0 meter. Sedangkan untuk siaga kuning berada pada tma 7,0 meter, dan siaga merah pada tma 8,0 meter. Standar ini akan berbeda dengan titik ukur Cepu. Cepu siaga hijau jika tma 4,0 meter, siaga kuning 6,0 meter, dan siaga merah 8,0 meter.
![]() |
| Tampilan laman di http://hidrologi-bsolo.com. |

Tidak ada komentar:
Posting Komentar