Kamis, 07 Februari 2013

Pantau Bengawan Solo di Twitter?

Populernya media sosial di Indonesia rupanya dimanfaatkan pula oleh dinas terkait di pemerintahan untuk menyampaikan informasi ke publik. Salah satunya adalah yang dipublikasikan melalui akun @hidrologi_bsolo. Akun ini secara berkala melaporkan ketinggian permukaan Bengawan Solo di beberapa titik di sepanjang sungai. Bagi warga Bojonegoro dan warga sepanjang Bengawan Solo yang aktif di jejaring sosial Twitter tentu akan sangat terbantu dengan adanya akun ini.

Bagaimana memanfaatkan informasi ini?

Di akun @hidrologi_bsolo nanti akan diinformasikan beberapa titik tertentu saja di sepanjang sungai. Yang kita lakukan adalah mencari informasi titik terdekat dari arah hulu ke lokasi kita. Semisal kita berada di kota Bojonegoro. Maka titik terdekat dari arah hulu adalah Karangnongko (di gambar ditulis Kr. nongko).

Dengan memilih Karangnongko sebagai acuan maka kita akan memiliki waktu untuk mengantisipasi jika sewaktu-waktu akan ada banjir kiriman. Semisal diinformasikan bahwa permukaan Bengawan Solo di Karangnongko telah meluap (melebihi 100%), maka ini merupakan petanda bahwa kota Bojonegoro harus siaga akan datangnya banjir kiriman.
Contoh Peta Monitor TMA Bengawan Solo
Karena bagaimanapun datangnya banjir hampir selalu merupakan banjir kiriman dari arah hulu. Sedangkan waktu yang dibutuhkan air untuk mengalir dari Karangnongko ke kota Bojonegoro kira-kira adalah 16 jam. Sehingga kita memiliki waktu 16 jam sebelum banjir kiriman datang ke kota.

Jadi ayo ikuti lini masa @hidrologi_bsolo sekarang juga. Namun bagi warga yang merasa tidak nyaman jika lini masa Twitternya dipenuhi informasi ketinggian sungai, kami akan berusaha me-retwit informasi terkini dari titik pantau Karangnongko.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar